Selasa, 13 Oktober 2015

Kebaikan yang Dianggap Buruk



Kebaikan yang Dianggap Buruk
Sabtu tanggal 10 Oktober 2015 pertemuan ke 5 CHAMPS 2015 dilaksanakan, materi yang diberikan pada minggu ke 5 ini sangat menarik karena berhubungan dengan kebudayaan khas Kota Pudak julukan Kota Gresik, kita diajari membuat Damar Kurung yaitu sebuah lampion yang mempunyai cirri khas karena dibagian luar ada gambar yang  berhubungan dengan adat dan kebudayaan Kota Gresik seperti malem selawenan atau dalam bahasa Indonesia menjadi malam dualima, disana banyak terdapat penjual dan pembeli keramaian. Keramaian itu sekaligus awal dari sambutan hari raya Idul Fitri karena dilaksanakan pada bulan Ramadhan malam 25 yang berarti hari raya Idul fitri menyisakan 5 hari lagi.
Kerangka damar kurung dibuat dari kayu kecil berbentuk kotak mempunyai rusuk 12 seperti kubus. Bagian luar yang berbentuk kotak lalu dikasih hiasan gambar yang indah dan dikasih lampu kecil sehingga ketika menyala gambarnya terlihat semakin jelas. Karena pada waktu membuat damar kurung pada saat CHAMPS maka kelompok kami membuat gambaran dengan tema makanan khas Gresik serta wisata Gresik dan gambar lainnya kami kasih tema UISI dan CHAMPS 2015 yang begitu indah dengan perpaduan warna orange dan biru,
Setelah itu materi yang diberikan sangat inspiratif tentang Kelas Inspirasi Semen Gresik, sebenernya saya ingin sekali mengikuti kelas itu tetapi belum tau prosedur dan persyaratan yang ada dan mau tanya ternyata tidak kesampaian karena keterbatasan waktu tetapi memang benar karena Indonesia adalah Negara Maritim maka banyak pulau yang belum terjamah dan infrastruktur yang ada belum memadai seperti Pulau Bawean padahal saya punya rencana membuat Pulau Bawean sebagai pusat Pramuka di Jawa Timur dan kalau bisa Nasional serta Internasional.
Pulau Bawean memiliki danau dan gunung sehingga sangat pas bila dipakai sebagai tempat camp atau kemah anak pramuka ataupun sebagai tempat liburan yang mendidik. Tetapi itu hanya angan-angan apabila transportasinya tidak memadai serta anak-anak yang ada disana kurang pendidikannya karena keterbatasan sarana prasarana dan guru pengajar maka dari itu ingin sekali saya mengabdi untuk kemajuan negeri ini dan sangat mendukung Kelas Inspirasi Semen Gresik sehingga masyarakat Indonesia mampu jadi lebih baik. SUKSES Selalu Kelas Inspirasi Gresik……… Semoga amal dan pengabdian Kalian dicatat kebaikan oleh ALLAH SWT.
 Terima kasih juga untuk kakak-kakak BEM dan panitia CHAMPS 2015 saya tau memang agak memberatkan tugas yang kalian berikan kepada saya tetapi itu juga demi kebaikan saya maka selalu berbuat dengan benar tanpa mengeluh adalah kuncinya dan maaf kalau  saya sering berpikiran negative serta selalu menganggap semua ini hanya balas dendam semata semua sekali lagi saya minta maaf dan terima kasih telah mengajar dan meluangkan waktu untuk saya.
“TERIMA KASIH untuk semua Ilmu yang kalian berikan kepada saya”

Selasa, 06 Oktober 2015

Sedikit Rasa Kecewa



Sedikit Rasa Kecewa
Hari minggu ini terasa sangat berbeda karena biasanya kegiatan dilaksanakan dikampus tetapi kali ini dilaksanakan di alun-alun Kota Gresik. Sampai disana pukul 6 pagi adalah hal yang sulit karena tidak boleh membawa motor sedangkan dari panitia sendiri membawa motor disni di pertanyakan masalah keadilan tetapi harus ikut saja tanpa tahu alasannya.
Maaf kakak-kakak saya terlambat mungkin 5 menit karena memang tidak boleh bawa motor sedangkan tempatnya jauh dan belum tahu juga wilayah sekitar Gresik yang luas ini. Kami dikumpulkan di lapangan alun-alun sebelum bersih-bersih kami senam dulu tetapi ada sedikit kesalahan mungkin mengapa terlalu ketat pakaian yang di pakai oleh instrukturnya sedangkan yang menirukan cewek cowok bukan hanya cewek, masukan buat mbak instruktur senam lain kali hijabnya dipanjangkan saja dan pakaiannya jangan terlalu ketat karena yang menirukan adalah cewek cowok bukan hanya cewek.
Setelah senam selesai kegiatan dilanjut untuk pengabdian masyarakat ikut membersihkan sampah diarea alun-alun tetapi menurut saya kegiatannya cukup kurang bermanfaat karena kalau membersihkan kampus juga bisa walau memang sasarannya adalah masyarakat luas. Dengan adanya keluar kampus memang juga bisa dibuat refresing tetapi kalau memang kurang persiapan dan akhirnya ada kekacauan seperti ada banyak sekali yang terlambat membuat nama kampus sedikit tercoreng jelek bahwa anak ada sedikit banyak anak yang terlambat.
Semua memang memiliki resiko yang menjadi pertanyaan saya, mengapa tidak di sedikan tempat parkir saja agar meminimalisir keterlambatan yang mungkin terjadi??? Tetapi semua sudah terjadi tolong setiap keputusan di pertimbangkan matang-matang karena saya sendiri bukan asli Gresik jadi kalau mau nyari tempat penitipan motor ke temen-temen susah berbeda apabila dikampus karena banyak sekali yang ngekos di sekitar kampus dan mudah untuk menitipkan motor.
Setidaknya kita bisa belajar kalau memang tidak memungkinkan janganlah selalu  berniat menyusahkan saja tetapi harus tahu kondisi orang lain karena itulah yang membuat orang itu disukai aau di benci, kalau di benci saja masih lumayan takutnya kalau sudah tidak dihargai karena tindakan yang menurut orang lain sangat menyusahkan. Perbedaan itu indah dan pengertian itu berkah.
Terima kasih untuk semuanya sampai minggu ke empat ini masih menyenangkan walaupun banyak sekali yang kurang dan belum sesuai dengan kenyataan dan harapan. Semua adalah proses menjadi lebih baik, politik balas dendam harus dihilangkan karena akan menambah kebencian yang ada. Semua rangkaian kegiatan ini adalah untuk mendidik agar lebih baik bukan untuk menekan agar semakintakut dan benci
“Ketika ingin maju maka rubahlah pemikiranmu yang mengikuti orang lain agar disenangi orang lain  menjadi pemikiran yang benar dan ada dasarnya”